Puji memiliki skor sebesar 0,684. Angka tersebut menjadikan

Puji syukurkepada Tuhan Yesus Kristus atas segala hikmatnya sehingga penulis dapatmenyusun makalah tentang “Pendidikan Berkualitas” dengan sebaik-baiknya.Adapuntujuan dari penulisan makalah ini adalah untuk meningkatkan kesadaran pembaca,bahwa pendidikan berkualitas merupakan kunci penting dalam pembangunan manusia.Diluar itu, penulismenyadari  bahwa masih banyak kekurangandalam penulisan makalah ini. Oleh sebab itu, saya selaku penyusun mengharapkankritik dan saran yang membangun dari pembaca.

   Jakarta, 08 Januari 2018  PenulisDAFTARISI COVER….

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

….

…..

……

……

….

……

….

…..

……

…..

….

…..

….

….

……

….

….

……

.. 1KATAPENGANTAR..

…..

….

……

…..

…..

……

….

……

….

…..

…..

….

….

….

…..

….

.2DAFTAR ISI…………………………………………………………………………………………….. 3BAB I PENDAHULUAN………………………………………………………………………….. 41.1  Latar Belakang………………………………………………………………………….. 41.2  Rumusan Masalah………………………………………………………………………. 51.3  Tujuan………………………………………………………………………………………. 51.4 Manfaat……………………………………………………………………………………. 5BAB II LANDASAN TEORI…………………………………………………………………….. 62.1 PengertianPendidikan………………………………………………………………… 62.2 PengertianAgama………………………………………………………………………. 62.3 PengertianKekristenan……………………………………………………………….. 62.4 PengertianAlkitab……………………………………………………………………… 7BAB III PEMBAHASAN………………………………………………………………………….. 83.1 Pandangan Iman Kristen Mengenai PendidikanBerkualitas……………. 83.2 Tujuan Pendidikan Berkualitas…………………………………………………….. 93.3 Cara Mewujudkan Pendidikan Berkualitas……………………………………. 10BAB IV PENUTUP…………………………………………………………………………………… 114.1 Simpulan…………………………………………………………………………………… 114.2 Saran………………………………………………………………………………………… 11DAFTAR PUSTAKA………………………………………………………………………………… 12      BAB IPENDAHULUAN1.1  LatarBelakangMencerdaskan kehidupanbangsa merupakan salah satu tujuan dari berdirinya Negara Kesatuan RepublikIndonesia, dimana pada masa kini pendidikan merupakan hak dasar yang perludimiliki oleh tiap manusia. Dalam menjalankan berbagai aspek kehidupan,pendidikan memegang peranan penting dalam menjalankan hal-hal tersebut. Segalariset, penelitian, dan implementasi dari ilmu-ilmu dalam dunia pendidikan,harus menyesuaikan dengan keadaan dan situasi sosial yang ada di masyarakat.Sebab, pendidikan adalah sebuah hal yang tidak pernah selesai sampai kapanpun,dan akan terus berjalan selaras dengan perkembangan zaman. Pendidikan telah adasejak dahulu kala, dan tetap terus berkembang dengan sejalan dengan sikapmanusia yang cenderung kreatif dan inovatif. Guna mencapai pendidikanyang berkualitas, pemerintah telah melakukan berbagai upaya dan usaha, sepertimengalokasikan 20% dari APBN untuk bidang Pendidikan. Pemerintah juga telahmelakukan peningkatan kualitas pendidikan melalui peningkatan kualitas guru,menyalurkan dana BOS, menggalakan Kartu Indonesia Pintar, serta pembangunansarana dan prasarana pendidikan. Kesemua hal tersebut, dilakukan sebagai usahadalam mewujudkan pendidikan yang berkualitas.Di kancah internasional,berdasarkan Indeks Perkembangan Pendidikan untuk semua (Education for AllDevelopment Index, EDI) di tahun 2015, Indonesia menduduki peringkat ke-57 dari115 negara. Menurut laporan program pembangunan PBB(Perserikatan Bangsa-Bangsa)tahun 2015, Indonesia berada di peringkat 110 dari 187 negara dalam hal IndeksPembangunan Manusia, dimana Indonesia memiliki skor sebesar 0,684. Angkatersebut menjadikan Indonesia tertinggal dari dua negara ASEAN, yaitu Singapurayang berada di peringkat 11 dan Malaysia yang menduduki peringkat 62. Sedangkanmenurut laporan dari UNESCO Education For All Global Monitoring Report yangdirilis tahun 2012, Indonesia menduduki peringkat ke-64 dari 120 negara dalamhal kualitas pendidikan.            Dalam ajaran agama Kristen, Alkitab menjelaskan dalamKitab Ulangan Pasal 6 ayat 7, menjelaskan bahwa Pendidikan harus dilaksanakanberulang-ulang, dan proses ini dapat dilakukan dalam segala waktu. Tentupendidikan yang baik merupakan suatu kewajiban yang selain merupakan tujuannegara, hal ini juga merupakan amanat dari ajaran agama, dimana dalam hal inidalam ajaran agama Kristen.Berdasarkan hal-haldiatas, maka Pemerintah akan menjadikan Pendidikan sebagai konsentrasi utamadalam usaha Pembangunan Manusia. Mewujudkan Pendidikan Berkualitas merupakansuatu hal penting yang perlu dilaksanakan dengan bekerjasama dengan berbagaipihak yang terkait. 1.2  RumusanMasalahRumusan masalah dalam makalah ini adalah:1.       Bagaimana Iman Kristen memandang pentingnya pendidikanyang berkualitas?2.       Apa tujuan dari pendidikan berkualitas?3.       Bagaimana cara mewujudkan Pendidikan Berkualitas? 1.3  TujuanAdapuntujuan penulisan makalah ini adalah : 1.       Mengetahuipengertian dari Pendidikan Berkualitas2.       Mengetahuipandangan Agama Kristen terhadap pentingnya Pendidikan3.       Mengidentifikasicara dalam mewujudkan Pendidikan Berkualitas 1.4  Manfaat1.    Menambah wawasan pembaca mengenai pentingnya PendidikanBerkualitas2.    Memahami perspektif iman Kristen terhadap Pendidikan Berkualitas3.    Menjadi penerapan teori yang telah diterima selama perkuliahanTPBBAB IILANDASAN TEORI 2.1  PengertianPendidikanPendidikan menurutUndang-Undang nomor 20 Tahun 2003, adalah usaha sadar dan terencana untukmewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secaraaktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritualkeagamaaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, sertaketrampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa, dan Negara.  Menurut H. Horne, Pendidikan adalah proses yang terus menerus (abadi) daripenyesuaian yang lebih tinggi bagi makhluk manusia yang telah berkembang secarafisik dan mental, yang bebas dan sadar kepada Tuhan, seperti termanifestasidalam alam sekitar intelektual, emosional dan kemanusiaan dari manusia. 2.2  PengertianAgamaAgama ialah sebuah ajaran atau sistem yangmengatur tata cara peribadatan kepada Tuhan dan hubungan antar manusia. Secarabahasa, Agama berasal dari bahasa Sansekerta, yaitu a yang berarti tidak, dangama yang berarti kacau. Agama diharapkan akan mengatur kehidupan agar dapatberjalan teratur. Hal yang dapat diberikan oleh Agama kepada umatnya ialahdengan penanaman nilai-nilai kebaikan, yang jika diamalkan dengan baik, makaakan mendapat upah dari sang Pencipta. Perbuatan baik juga dapat menghadirkansuasana yang rukun diantara sesama umat manusia. Apabila manusia tidakmelakukan perbuatan baik, maka Sang Pencipta akan memberikan hukuman/sanksi,sesuai dengan tindakan manusia tersebut. 2.3  PengertianKekrristenan      Kristenmerupakan sebuah agama yang bermula dari pengajaran Yesus Kristus, dimana Iamerupakan seorang putra dari Bunda Maria, dan Yesus berasal dari Roh Kudus.Iman Kristen percaya bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan Juruselamat umatmanusia, dimana Ia telah mati disalibkan, dan Ia bangkit dari kematianNya padahari yang ketiga seusai kematianNya. Empat puluh hari setelah kebangkitanNya,Ia naik ke Surga untuk duduk disebelah kanan Allah Bapa. Iman Kristen jugapercaya bahwa dalam suatu hari, Yesus Kristus akan kembali datang ke dunia ini,untuk menghakimi orang-orang yang hidup dan orang-orang yang telah mati, dan Iajuga akan mengaruniakan kehidupan kekal bagi para pengikut yang taat kepadaNya. 2.4  PengertianAlkitabAlkitab adalah sebutan untuk sekumpulan naskahyang dipandang suci dalam Kekristenan. Alkitab merupakan Firman Allah yang diilhamkanNyakepada manusia, dengan berbagai latar belakang dan profesi. Berdasarkan 2Timotius 3:16, mengatakan bahwa “Segalatulisan yang diilhamkan   Allah  memang bermanfaat untuk mengajar,  untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaikikelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran”. Berdasarkan ayattersebut, Alkitab memiliki beberapa fungsi utama dalam mengatur kehidupan umatKristen sehari-hari. Alkitab terdiri atas 2 bagian utama, yaitu Perjanjian Lamadan Perjanjian Baru. Perjanjian Lama ditulis sebelum kelahiran Yesus Kristus,sedangkan Perjanjian Baru ditulis semenjak kelahiran Yesus Kristus. PerjanjianLama terdiri atas 39 kitab, sementara Perjanjian Baru terdiri atas 27 kitab.            BAB IIIPEMBAHASAN 3.1  PandanganIman Kristen Mengenai Pendidikan BerkualitasBerdasarkan Amsal 1:7,yaitu “Takut akan Tuhan adalah permulaanpengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan”. Ayat inimenekankan bahwa Takut akan Tuhan merupakan awal dari sebuah proses pendidikan.Ayat ini dapat menggambarkan bahwa sebelum manusia mengenal berbagai ilmupengetahuan, maka ia perlu terlebih dahulu untuk menghormati siapa penciptanya.Segala proses dalam pendidikan, sudah sewajibnya diarahkan kepada Tuhan.Alkitab juga mengajarkan berdasarkan Ulangan 6:6-7, yaitu “Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkauperhatikan, haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepadaanak-anakmu  dan membicarakannya apabilaengkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkauberbaring dan apabila engkau bangun”. Berdasarkan kutipan ayat tersebut,Pendidikan yang baik ialah pendidikan yang tidak pernah berhenti, dandilaksanakan dimanapun ia berada. Pendidikan yang baik, tidak bisa berhentihanya di satu sisi saja, melainkan harus tetap memiliki kontinuitas yang baik.Berdasarkan Amsal 22:6. Yaitu “Didiklahorang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanyapun ia tidakakan menyimpang dari pada jalan itu”. Pendidikan yang baik, selain dapatmemperluas wawasan pengetahuan bagi kita, tetapi apabila generasi muda dididikdengan materi dan teknik yang tepat, maka hal itu akan menjadi pegangan yangkuat baginya, hingga dimasa tuanya ia tidak akan menyimpang, dari hal-hal yangtelah dipelajarinya. Berdasarkan 2 Timotius 2:15, yaitu “Usahakanlah supaya engkau layak di hadapan Allah sebagai seorangpekerja yang tidak usah malu, yang berterus terang memberitakan perkataankebenaran itu”.Pendidikan yang baik juga dapat dijadikan sebagai saranauntuk melayakan diri kita di hadapan Tuhan. Melayakan disini dapat diartikanbahwa kita telah sadar dengan kesalahan kita di masa lalu, dan kita telahmemperbaiki kesalahan tersebut.       Pendidikanyang berkualitas tentu merupakan harapan bagi kita sebagai umatNya. Pendidikanyang baik akan memperlengkapi kita guna menjalani kehidupan. Pendidikan yangbaik akan menjadikan kita sebagai pribadi yang dewasa dan memiliki wawasan yangluas, tetapi yang paling utama dari itu, ialah menjadikan kita sebagai pribadiyang Takut akan Tuhan. Upaya mendidik merupakan salah satu bentuk pelayanankita terhadap Tuhan, dan juga sebagai wujud sikap mengasihi antar sesamamanusia. 3.2  TujuanPendidikan BerkualitasPendidikan berkualitas akan menghasilkan berbagaimanusia-manusia baru yang diperlengkapi dengan ilmu dan pengetahuan yang baik,selain itu berikut tujuan dari Pendidikan Berkualitas, antara lain:1.     Membentukinsan yang sempurnaPendidikan yang  baik tentu akan berusaha untuk menciptakaninsan baru yang tidak hanya sehat secara ragawinya, melainkan diperlengkapidengan kemampuan yang  baik dan memilikimoral yang terpuji.2.     Mewujudkansalah satu Tujuan NegaraDalam PembukaanUndang-Undang Dasar 1945, dijelaskan bahwa salah satu Tujuan Negara Indonesiaialah untuk Mencerdaskan Kehidupan Bangsa. Dalam upaya mewujudkan salah satutujuan negara ini, maka perlu adanya Pendidikan yang berkualitas.3.     MeningkatkanKeimanan pada TuhanPendidikan yang baik akanmenjadikan kita sebagai manusia yang semakin dekat kepada Tuhan, dan menyadaribahwa Ialah yang menjadi sumber segala ilmu yang dipelajari.4.     MenambahPengalaman bagi Peserta DidikPendidikan yang baik tentutidak hanya berkutat pada pemahaman Teori semata, melainkan memiliki kegiatanPraktik yang tentu akan bermanfaat langsung dalam penerapan ilmu di kehidupansehari-hari.  3.3  CaraMewujudkan Pendidikan BerkualitasPendidikan yangberkualitas dapat diwujudkan melalui penyusunan kurikulum yang sesuai dengankondisi dan tantangan perubahan zaman, tanpa melupakan nilai-nilai yangterkandung dalam ajaran agama. Hal lain yang perlu diperhatikan ialah perluadanya peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru, seperti adanya sertifikasidan tunjangan bagi profesi guru. Sarana dan Prasarana pendidikan juga perludiperhatikan lebih lanjut, seperti perlu adanya renovasi sekolah dan penyediaankebutuhan pendidikan lainnya. Terdapat ketimpangan infrastruktur pendidikan diPulau Jawa dengan pulau lainnya di Indonesia, dimana hal ini tentu menjadisebuah hal yang menyebabkan ketertinggalan pendidikan di wilayah lain diIndonesia. Tidak bisa dipungkiri, bahwa masih banyak guru yang belum sejahtera,masih banyak sekolah yang sudah tidak layak lagi digunakan, hingga anak-anaksekolah yang bertaruh nyawa demi bersekolah. Hal ini merupakan hal-hal yangharus dibenahi oleh pemerintah. Tentu dalam mewujudkan hal ini, tidak bisditekankan hanya pada satu pihak saja, melainkan perlu adanya kolaborasi dariberbagai pihak yang memiliki kepentingan untuk menyukseskan program dalammewujudkan Pendidikan yang Berkualitas.              BAB IVPENUTUP 4.1             SimpulanPendidikandimasa kini sudah menjadi hak mendasar di dalam nilai kehidupan manusia.Pendidikan tidak bisa lagi dipisahkan dari kehidupan manusia, dan pendidikanmemiliki banyak pengaruh dalam kehidupan kita sehari-hari. Pendidikan yang baikmenurut Alkitab, haruslah dilaksanakan berulang-ulang, dan didasari oleh sikapTakut akan Tuhan. Pendidikan yang baik akan membentuk kita menjadi manusiadengan akhlak yang baik, sehingga kita tidak akan menyimpang dari apa yangdipelajari. Upaya mendidik juga dapat diartikan sebagai bentuk pelayanan kitakepada Tuhan, dan wujud mengasihi sesama manusia. Pendidikan bertujuan untukmenciptakan insan baru yang sempurna, sebagai upaya untuk mewujudkan tujuannegara, serta untuk meningkatkan keimanan kita pada Tuhan. Dalam mewujudkanPendidikan yang berkualitas diperlukan kurikulum yang baik, pengajar yangsejahtera dan memiliki kemampuan yang baik, serta ditunjang oleh sarana danprasarana pendidikan yang memadai.4.2             SaranPendidikanBerkualitas tidak akan dapat terwujud tanpa adanya kerjasama dari berbagaipihak, sebagai Anak Tuhan, kita harus mendoakan dan membantu upaya ini agarberhasil, dengan cara mengajar dan terus mengembangkan diri kearah yang lebihbaik. Bagi Pemerintah, harus dimiliki sebuah Kurikulum yang berkelanjutan dansesuai dengan perkembangan dan tuntutan zaman. Pemerintah juga perlu untukmemperhatikan kondisi sarana dan prasarana pendidikan, terutama di daerahtertinggal. Selain itu, pemerintah juga dapat memberikan bantuan keuangan bagipara peserta didik yang secara ekonomi kurang mampu. Selain itu, Pemerintahjuga perlu untuk meningkatkan kesejahteraaan guru dan tenaga pendidik lainnya,karena merekalah yang bersentuhan langsung dengan para peserta didik dilapangan, sedangkan para guru dan tenaga pendidik juga harus terus meningkatkankompetensinya secara baik.

x

Hi!
I'm Gerard!

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out